Pelayanan Pengiriman TIKI Tidak Profesional

Kategori:


Sub Kategory:


Label: TIKI


Bulan Maret lalu, teman saya mengirimkan dokumen penting (berisi legalisisr ijazah yang mendesak untuk pengurusan sekolah saya) ke saya di jakarta melalui TIKI Malang dengan nomor pengiriman 020072233562. Mengingat efektifitas waktu di akhir mingu meskipun harga lebih mahal maka dipilihlah paket ONS (one night service). Pada Jumat, 20 Maret 2009, dengan janji bahwa dokumen akan sampai ke tangan saya pada Sabtu, 21 Maret 2009. Namun hingga tanggal 21 Maret 2009 Sore, saya masih belum mendapatkan kabar mengenai keberadaan dokumen saya.

Saya pun mengkonfirmasikan kepada call center TIKI (021-3151617) dengan Bapak Maslih, mengatakan bahwa paket tersebut sudah ada di Jakarta namun tidak sampai karena saat siang hari diantar di kantor tujuan pengiriman tidak ada orang yang menerima (padahal saya ada di kantor hingga pukul 18.00 WIB khusus menunggu paket tersebut) dan mengatakan bahwa jika mendesak maka paket bisa langsung diambil ke kantor TIKI di Jalan Pemuda. Serta ditambahkan informasi bahwa kantor tiki tersebut buka 24 jam meskipun di hari Minggu, berbekal informasi tersebut dan jadwal saya yang tidak memungkinkan di hari Sabtu, 21 Maret 2009, maka saya pun mengambil ke kantor cabang TIKI besoknya pada hari Minggu, tanggal 22 Maret 2009 sekitar pukul 17.00 WIB.

Alangkah kecewanya saya karena ternyata di kantor tersebut tidak ada yang bisa membantu saya untuk mengambil paket saya sendiri dengan alasan bahwa petugas yang mengurusi pengiriman maksimal ada di kantor pukul 16.00, security dan petugas TIKI yang ada (Fauzi, Heri, Rohman) saling melempar tanggung jawab dan mengatakan tidak bisa membantu saya karena itu bukan wewenang mereka dan petugas yang ada baru kembali ke kantor pkl. 20.00 WIB. Mereka pun menolak memberikan nomor telepon petugas ataupun supervisor yang bisa saya hubungi untuk membantu saya dengan alasan tidak tahu menahu urusan itu.

Alangkah kesal dan kecewanya saya karena tiki tidak sesuai dengan apa yang disampaikan, jika memang saya diinfokan bahwa antara pukul 16.00-20.00 tidak akan ada orang tentu saja saya tidak akan datang mengambil paket saya pada jam tersebut. Akhirnya, dokumen tersebut baru saya terima di kantor di hari Senin 23 Maret 2009, kurir yang mengantarkan pun saat saya konfirmasi keterlambatan dengan entengnya hanya mengatakan bahwa ada masalah dalam pengiriman di luar kuasa TIKI, sungguh konyol. Kalo memang TIKI tidak bisa memastikan lama pengiriman, ya jangan berani memastikan harga lebih mahal.

Saat saya sampaikan bahwa saya akan mengajukan komplain dan minta agar uang dikembalikan, petugas tersebut mengatakan bahwa yang bisa mengajukan komplain hanya pengirim, padahal yang mengetahui persis keterlambatan dan kesulitan yang saya alami adalah saya sendiri sebagai penerima. Untungnya saja saya dapat kelonggaran untuk bisa menyerahkan dokumen tersebut di hari Selasa 24 Maret 2009, sehingga saya masih berkesempatan untuk melanjutkan sekolah saya. Banyak kekecewaan saya terhadap TIKI :

1. Janji pelayanan ONS (Over Night Services) yang seharusnya sehari sampai menjadi 4 hari meskipun sudah bayar lebih mahal

2. Profesionalisme Petugas yang mengatakan bahwa paket sudah diantar ke kantor pada tanggal 21 Maret 2009 dan tidak ada orang yang menerima, padahal saya sedang ada di kantor khusus menunggu paket tersebut, dan jika pun diantar di paket tersebut tertera nomor hp saya yang bisa langsung dihubungi jika petugas TIKI mengalami kesulitan.

3. Pelayanan call center tiki yang memberikan informasi yang keliru

4. Pelayanan petugas TIKI di kantor Pemuda yang tidak kooperatif dan terkesan mencuci tangan Sungguh habis kesabaran saya berurusan dengan jasa pengiriman tidak profesional seperti TIKI ini, hanya besar nama namun mengerdilkan kebutuhan pelanggannya!.

Rizaldy Iskandar
Wisma Anggrek, Jl. Anggrek V no 24, Kelurahan Karet Kec. Kuningan, Jakarta Selatan
DKI Jakarta

Komentar