One Stop Wedding center dari J&J Salon & Bridal

Kategori:


Sub Kategory:


Label: J&J Salon & Bridal Bandung


Pada awalnya saya tidak mau membicarakan hal ini di khalayak umum tapi karena tidak ada niat baik dari J&J Salon&bridal (Sdr. Uchi) yang beralamat di Moch Ramdhan 32 lantai 2 Bandung (Kantor) memaksa saya untuk memaparkan hal ini kehadapan khalayak umum.

Awalnya saya dan calon Isteri saya mempercayakan bridal dan make up pernikahan kami pada J&J Salon & Bridal dengan rincian sebagai berikut:

  1. Gaun pengantin new design menjadi hak milik seharga Rp4.500.000,-
  2. Slayer, sarung tangan, petticoat, crown & perhiasan dipinjamkan
  3. Hand bouquet 2 buah (1 dipinjamkan, 1 hak milik)
  4. Make up & hair styling hari H untuk pengantin wanita & pria
  5. Retouch make up
  6. Hair colouring untuk wanita
  7. Cut untuk pria
  8. Facial wanita 2 kali
  9. Facial pria 1 kali
  10. Make up pre-wedding
  11. Manicure dan pedicure 1 kali untuk wanita.
  12. Lulur dan spa 1 kali 

Poin 2 sampai dengan 12 kami telah mendapat kesepakatan seharga Rp2.500.000 sehingga total paket yang kami ambil adalah senilai Rp7 juta. Selain itu kami mendapat bonus berupa:

  1. Gaun pre-wedding untuk wanita
  2. Free make up untuk orang tua
  3. Free gaun pengapit untuk anak dibawah 6 tahun.

Memang dibandingkan dengan beberapa vendor lain di bidang yang sama, tawaran J&J Salon & Bridal cukup menggiurkan bahkan sangat menggiurkan sehingga kontrak kami tandatangani bersama dan J&J Salon & Bridal mengharuskan kami membayar lunas seluruh biaya sebelum semua fasilitas kami dapatkan tetapi kami menolak jadi kami membayar 2 kali down payment yaitu pada tanggal 13 Agustus 2007 senilai Rp2 juta sebagai tanda jadi, kemudian 3 September 2007 senilai Rp3 juta karena J&J Salon & Bridal meminta dengan alasan untuk membeli bahan gaun kami, jadi kami bayar dan sisanya Rp2 juta kami akan membayar sebelum pernikahan kami yang awalnya akan dilaksanakan pada tanggal 3 Februari 2008.

Tanggal 28 Agustus 2007 kami melakukan pre-wedding yang sudah direncanakan dengan Fotografer untuk berfoto mengambil beberapa latar belakang objek alam pada beberapa tempat, dimana kami harus sudah siap jam 8.00 WIB

Sesuai permintaan Fotografer kami untuk bertemu di lokasi (Cihideung) karena mereka sudah merencanakan seharian penuh untuk kami foto-foto dibeberapa tempat tersebut (daerah Cihideung dan studio) dengan berbagai koordinasi yang kami lakukan sebelum tanggal 28 Agustus 2007 dan J&J Salon & Bridal mengharuskan kami datang ke Salon dijalan Elang (rumah) pukul 04.30 WIB.

Sesuai kesepakatan, pada hari itu tanggal 28 Agustus 2007 saya bangun lebih pagi karena harus menjemput calon Istri dan kami sampai ke Salon J&J Salon & Bridal di Elang V pukul 04.25 WIB.

Setelah kami tiba, betapa kami tercengang keadaan Salon masih gelap (dalam hati saya sudah mulai ragu karena sesuai janji harusnya sudah siap ketika kami datang), kemudian kami bel pintu, baru dibukakan 15 menit kemudian dan butuh waktu 15 menit lagi untuk siap-siap.

Tiga puluh menit waktu kami terbuang dan dashyatnya itu dilakukan sendiri dan pukul 07.30 WIB kami berangkat dengan tergesa-gesa menuju ke Cihideung bersama dengan Uchi J&J Salon & Bridal kemudian dalam perjalanan kami harus mengambil hand bouquet di suatu tempat. Mau tidak mau kami harus mengambilnya karena hal itu dibutuhkan saat pemotretan sungguh dongkol hati kami, lalu kami meluncur ketempat pembuatan hand bouquet dan betapa kesalnya lagi karena kami harus menunggu lagi karena hand bouquet-nya baru dibuatkan saat itu, jadi kami berangkat dari bandung ke Lokasi pukul 08.10 WIB dan sampai ke lokasi pukul 08.40 WIB, dengan tergesa-gesa kami berangkat.

Seharian kami melakukan foto dengan tergesa-gesa pada akhirnya kami hanya mendapatkan 3 lokasi dari 5 lokasi yang kami dan Fotografer rencanakan. Kami pulang dengan agak kecewa tapi saya dan calon Isteri sepakat untuk tidak membahas hal ini mungkin ini satu keihlafan dari J&J Salon & Bridal yang mungkin dapat diperbaiki selanjutnya.

Karena sesuatu hal, yaitu Ayah saya meninggal pada bulan November 2007 maka keluarga kami memutuskan untuk mengundur acara pernikahan kami dari bulan Februari 2008 ke bulan Mei 2008, pada awalnya kami merasa sedih tapi kejadian ini ada hikmatnya bagi kami berdua.

Pada bulan Maret 2008 kami mulai terus menanyakan gaun wanita kenapa tidak jadi-jadi sedangkan janjinya hanya 4 bulan dari mulai kontrak (Agustus-Desember 2007) harusnya Desember atau paling lambat Januari sudah jadi, tapi J&J Salon & Bridal selalu bilang bahwa gaunnya masih di Hongkong atau terhalang bea cukai, kena red line dan sebagainya sampai-sampai saya disuruh menelpon vendor-nya J&J Salon & Bridal sendiri.

Pembaca bisa bayangkan masa pelanggan sendiri yang harus menagih gaun ke pembuatnya sungguh tidak etis dan seakan-akan J&J Salon&  Bridal ingin lepas dari tanggung jawab.

Kemudian terus menerus janji J&J Salon & Bridal bilang akan datang minggu depan dan minggu depan kami tanyakan kembali terus berjanji minggu depan lagi dan terus menerus, berjanji kosong belaka, sungguh membuat kesal hati kami.

Calon Isteri saya merasa ada suatu yang tidak beres sampai akhirnya kami merasa putus asa karena waktu pernikahan kami semakin dekat tapi gaun yang seharusnya dapat di fitting dan dilihat dahulu jika mungkin ada yang harus diperbaiki tak kunjung tiba dan kami hanya terus dijanjikan bahwa gaun akan datang segera. Kami tidak ingin mempertaruhkan pernikahan kami dengan janji kosong terus-menerus lalu kami menganti vendor tepat sebulan sebelum pernikahan kami dan pada saat itu sedang ada pameran pernikahan yang diadakah di Braga-Bandung sehingga kami beruntung mendapatkan Unique Salon sebagai vendor kami dan bersedia melayani dalam waktu yang sempit tersebut.

Perlu pembaca ketahui kami hanya mengambil jasa pre-wedding, hand bouquet 1 (pinjam) dan bonus gaun pre-wedding untuk wanita sampai kami memutuskan J&J Salon & Bridal sebagai vendor pernikahan kami karena kerja yang tidak baik, kurang terorganisir, hasil yang tidak memuaskan pelanggan.

Kemudian dengan segala dalih dan upaya J&J Salon & Bridal tetap tidak ingin memutuskan kami, tetapi kami tidak mau karena seperti saya bilang diatas pernikahan kami bukan gambling atau permainan dan setelah kami mengganti vendor barulah gaun J&J Salon & Bridal datang 3 minggu sebelum hari H, itupun setelah saya marah-marah beberapa minggu sebelumnya ke vendor-nya J&J Salon & Bridal. kemudian vendor J&J Salon & Bridal langsung mengkontak saya untuk diberikan potongan 50% kalo balik lagi ke J&J Salon & Bridal, tapi dengan ketidakprofesionalan dan ketidakbecusan kerja membuat kami menolaknya.

Akhirnya kami menikah pada bulan Mei 2008 tanpa menggunakan vendor J&J Salon & Bridal, setelah itu kami merasa berhak meminta sebagian uang kami karena kami tidak menggunakan semua fasilitas bahkan hanya 3 macam yang kami gunakan tetapi J&J Salon & Bridal selalu menghindar dan selalu tidak merasa bersalah dengan segala kelakuannya sehingga mambuat saya sedikit emosi.

Ahkhirnya kami mendapat kesepakatan bahwa J&J Salon & Bridal akan mengembalikan Rp3.250.000,- tetapi sudah hampir 3 bulan dari pernikahan kami tepatnya Agustus, yang saya dapatkan hanyalah janji-janji dengan alasan nanti ada yang bayar dan uangnya akan ditranser ke rekening saya atau lagi seret atau lagi drop keuangan atau lagi tidak ada pelanggan.

Sampai akhirnya janji terakhir tanggal 2 Agustus kemudian gagal, 3 Agustus gagal pula, 4 Agustus semua janji kosong, mulai saat itu saya mulai kesal sekali dengan tingkah laku J&J Salon & Bridal sebagai vendor yang bergerak dibidang jasa seharusnya bisa menjaga hal ini karena berhubungan dengan nama baik.

Setelah tanggal 4 Agustus saya SMS dan telepon tidak pernah diangkat dan mendapat balasan bahkan saya dibohongi ketika menelepon ke kantor, diangkat dengan mengaku-ngaku anak buahnya padahal saya mengenal suara Uchi J&J Salon & Bridal bahkan kadang kala menelepon ke HP-nya diangkat oleh Saudari Uchi tapi dengan mengaku-ngaku orang lain padalah saya sangat mengenal suaranya yang khas karena kebohongon-kebohongannya.

Sampai akhirnya pada tanggal 9 Agustus saya ke Bandung dan datang ke jalan Moch Ramdhan 32 lantai 2, pada awalnya saya ingin bicara baik-baik tapi Saudari Uchi J&J Salon & Bridal melihat saya dan coba buang muka tapi untung saya mengetahui dan saya memarahi Uchi J&J Salon & Bridal atas ketidakprofesionalannya dalam bekerja serta kebohongan-kebohongan yang dilakukan.

Perlu pembaca ketahui yang membuat dongkol hati saya adalah janji yang kosong dan saya merasa di bohongi terus menerus serta Uchi J&J Salon & Bridal mempermainkan saya.

Kemudian setelah saya datangi, Uchi J&J Salon & Bridal seperti biasanya berdalih macam-macam sampai akhirnya dia mengeluarkan uang Rp1 juta untuk membayar saya dan sisanya akan dilakukan esok minggu tanggal 10 Agustus jam 11.00. Besoknya saya datang Jam 11.30 dan saya tunggu sampai jam 17.30 WIB Uchi J&J Salon & Bridal tidak muncul batang hidungnya dan menurut Resepsionis gedung tersebut, biasanya J&J Salon & Bridal minggu tetap buka tapi minggu itu tutup karena Uchi J&J Salon & Bridal melarikan diri dan sembunyi tidak berani berhadapan dengan saya.

Dan sayapun sudah bolak-balik Moch Ramdhan (kantor) dan Elang (Rumah) tetap tidak ada. Akhirnya saya harus kembali ke Jakarta karena esok hari harus bekerja dengan hati yang dongkol, dan saat perjalanan J&J Salon & Bridal SMS ke HP saya seperti biasa merasa tidak bersalah dan memang berniat untuk tidak mengembalikan uang saya (untung, yang Rp1 juta sudah saya ambil kalau tidak habis semua)

Dengan kejadian ini saya tidak bermaksud apa-apa hanya menghimbau kepada pembaca agar berhati-hati dengan J&J Salon & Bridal. Bagi pasangan yang ingin menikah, harga yang murah bukanlah segalanya karena ketika kami membandingkan dengan Salon lain tidak beda jauh tapi pelayanan on-time (hari H jam 4 subuh kami harus di Salon, semua karyawan dan pemiliknya sudah standby menyambut kami) 

Kepada J&J Salon & Bridal saya harapkan dari Anda untuk mengubah cara kerja Anda, jadilah profesional dalam pekerjaan Anda karena usaha yang Anda jalankan saat ini adalah usaha dibidang jasa yang membutuhkan nama baik, tapi dengan sikap dan tingkah laku Anda yang seperti diatas membuat pelanggan enggan untuk menggunakan Anda sebagai vendor pada pernikahan-pernikahan.

Demikian saya paparkan masalah saya dengan J&J Salon & Bridal dan saya mohon maaf jika ada kata-kata yang tidak berkenan pada hati, karena semua itu keluar dari hati saya yang saat membuat kolom ini masih merasa kesal dengan J&J Salon & Bridal.

Suryadi
Tanjung Duren B3
Jakarta Barat

Komentar