Layanan Buruk Bank Mega

Kategori:


Sub Kategory:


Label: Bank Mega


Saya adalah pemegang kartu kredit mega visa dengan nomor 4201-9200-7695-0xxx sejak 2008. Pada tanggal 20 Maret 2013 saya menerima kiriman e-statement yang tidak dapat saya buka. Dimana untuk membukanya diperlukan 4 digit terakhir nomor kartu. Setelah saya hubungi call center pada tanggal 25 Mar diinfokan bahwa kartu saya telah diganti dan kartu yang baru sedang dalam pengiriman.

Saat itu saya ditawarkan permohonan agar pengiriman kartu dipercepat dan hal tersebut saya setujui, petugas yang menerima telepon saya menjanjikan kartu akan saya terima dalam waktu maksimal 7 hari kerja. Sampai dengan tanggal 21 April kartu tersebut tidak juga saya terima, sehingga saya kembali menghubungi Mega call yang diterima oleh officer atas nama Kusuma, ybs mengatakan pada saya bahwa sampai hari ini kartu baru saya belum dicetak sehingga belum ada pengiriman kartu.

Saya tanyakan tentang permintaan saya untuk mempercepat pengiriman kartu pada tanggal 25 Maret yang mana hal tersebut sudah berjalan selama hampir sebulan dan Kusuma menjawab "permintaan tersebut ditolak oleh bagian terkait karena kartu belum dicetak, jadi apa yang mau dipercepat sementara kartu saja belum ada." Saya merasa dipermainkan oleh Bank Mega, jadi yang betul seperti apa? Mengapa dalam waktu 1 bulan Bank Mega tidak melakukan action apa-apa baik dalam mencetak kartu maupun follow up permintaan saya. Apakah sistem kerja bank Mega begitu kacau sehingga tidak ada perkembangan apapun dalam waktu yang sedemikian lama?

Saya minta kepada Kusuma agar disambungkan dengan team leader on duty agar saya dapat menyampaikan pertanyaan saya, namun ybs dengan berbelit-belit menjawab team leader sedang sibuk, tunggu saja nanti permintaan saya akan disampaikan ke bagian terkait. Jika dalam sebulan saya tidak mendapatkan solusi, maka berapa lama lagi saya harus menunggu? Hal ini sangat menjelaskan bahwa Bank Mega sangat tidak perduli dan tidak menghargai nasabah. Saya disuruh untuk membayar ke nomor kartu baru tetapi kartu tidak kunjung diterima.

Erwin Iskandar
Pangkalan Jati VII
Jakarta

Sumber
Jika anda keberatan, artikel tidak pantas Laporkan

Komentar