Hypermart Pondok Gede Mengecewakan

Label: Hypermart


Hari Sabtu tanggal 3 Agustus 2013 saya berbelanja di Hypermart Pondok Gede. Saya mau membeli kue kaleng merk “Oops”. Harga yang tertera ada 2, harga normal Rp.25.050,- yang dicoret dan diatasnya ada tulisan harga promo Rp.19.900,-. Petugas berseragam “Oops” yang sedang bekerja dekat situ mengatakan bahwa sedang ada promo beli 3 gratis 1. Saya tanya dengan harga yang mana?, dia jawab dengan harga Rp.19.900,-. Sesampainya di kasir, saya dikenakan harga Rp.25.050,-.

Sayapun mengajukan komplain. Pertama, saya dilayani oleh seorang petugas yang berpakaian seperti supervisor tapi menjawab dengan ketus dan tidak sopan. Dia bilang, “Itu bukan tanggung jawab saya, karena ini yang berlaku adalah harga normal”. Sayapun minta dipanggilkan petugas yg menurut dia “lebih bertanggung jawab.

Seorang karyawan “Oops” perempuan menghampiri saya dan menjelaskan bahwa kalau ikut promo beli 3 gratis 1 maka yang berlaku adalah harga Rp.25.050,-, sedangkan harga Rp.19.090,- berlaku untuk pembelian satuan (tidak ada gratisan).

Knapa petugas “Oops” yg bekerja di dalam tadi menjelaskan bahwa bisa berlaku harga Rp.19.900,- untuk beli 3 gratis 1? Saya malah ditanya balik, petugas yang mana?

Aneh. Apa mungkin begitu cara kerja retail besar? Saling lempar kesalahan walaupun satu tim (Tim “Oops”). Buat saya, bukan cuma soal selisih harga yang jadi perkara. Tapi pelayanan mereka ke konsumen yang sangat mengecewakan. Apalagi karyawan “Oops” perempuan yang menemui saya mengatakan kalau DeptHead bagian “Oops” tidak mau menemui.

Saya merasa karyawan2 bawahan begitu yg jadi korban juga. Saya sungguh kecewa & kapok belanja di Hypermart manapun. Apalagi dengan tagline “Low Prices and More…”, sungguh bukan harga yg “low” tapi attitude dan pelayanan kepada konsumen yg sangat “low”. Semoga ini bisa jadi pembelajaran buat kita sebagai konsumen untuk lebih hati-hati. Terima kasih.

Sumber
Jika anda keberatan, artikel tidak pantas Laporkan

Komentar