Birokrasi di Bank Mandiri

Kategori:


Sub Kategory:


Label: Bank Mandiri


Pada tanggal,11 Juli 2011 Jam 08,00 WIB di Bank Mandiri KCP Gresik. Saya ingin melakukan pencetakan transaksi buku tabungan (print out buku tabungan) atas nama saya, istri, putra dan putri (total 4 buku tabungan). Namun ditolak. Dengan alasan diharuskan hadir istri,putra dan putri saya hanya sekedar menyaksikan. Bukankah sewaktu aplikasi pertama kali telah dimintakan data orang tua (Ibu Kandung), KTP, Kartu Pelajar, KK ,dll.

Mereka beralasan adanya Surat dari Komisaris Bank Mandiri No.MRB.MEB/I.02,73/2009 tanggal 24 November 2009 yang melarang mereka sekedar untuk "print out" tanpa disaksikan oleh pemilik rekening (Istri,Putra dan Putri saya). Anehnya lagi ketika ada nasabah yang kenal baik dengan petugas bank hal ini tidak berlaku?

Kenapa ya untuk beberapa Bank terkemuka di Indonesia menyediakan satu mesin khusus agar nasabah dapat melakukan pencetakan transaksi secara mandiri (print out swalayan) walau bank tersebut tidak memakai nama "Mandiri"?

Atas surat komisaris bank mandiri tersebut telah saya konfirmasikan ke Bank Indonesia melalui No.031-3520011 ternyata tidak ada. Dasar Hukumnya alias hanya sepihak, kebijaksaan Bank Mandiri saja. Mohon tanggapan dari pihak Bank Mandiri!

Endang Hermandi,SE,MM
Jl.Bougenville No.50
Sidoarjo.Jatim

Komentar