Masa Depan Tanpa Kertas dan Kartu

Kategori:


Sub Kategory:


Label: ecash emoney mcash tcash


Sepuluh tahun lalu, rasanya masih sulit membayangkan bisa berbelanja tanpa mengeluarkan uang dari dompet. Sekarang, satu sentuhan di smartphone bisa membayar apa saja, dari layanan transportasi hingga membeli makanan.
 
Baru-baru ini pemerintah melalui badan usahanya memberlakukan pembayaran nontunai di semua gerbang tol. Para pengguna jalan tol “dipaksa” bertransaksi menggunakan kartu. Sebenarnya ini bukan hal baru di Indonesia atau dunia.
 
Setidaknya dalam sepuluh tahun terakhir, masyarakat digiring menuju sistem ekonomi berbasis kartu. Beberapa bank pun telah mengeluarkan edisi kartu, selain debit dan kartu kredit, yang menggantikan peran uang tunai. Jadi kartu ini berperan sebagai dompet yang dapat disentuhkan pada alat pemindai untuk menyelesaikan transaksi. Bedanya dengan kartu debit, e-money atau kartu uang ini tidak punya akses pada tabungan kamu. Kartu tersebut harus diisi dengan sejumlah uang melalui ATM atau gerai mitra bank terkait.
 
Seiring dengan pertumbuhan teknologi dan masifnya toko-toko berbasis online, bank dan perusahaan finansial pun mengeluarkan sistem pembayaran nirkartu atau e-cash yang dijalankan dengan sistem pindai QR Code maupun berbasis internet. Dengan mendaftarkan nomer telepon atau data diri melalui aplikasi mobile banking, pengguna telah memiliki akun yang dapat diisi dengan sejumlah uang. Tentu saja, pengganti kartu pada pembayaran ini adalah  telepon pintar atau gadget yang terhubung pada internet. Hal ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat tapi juga membantu pemerintah mengontrol transaksi bodong dan mencegah uang palsu. Selain itu, kegiatan transaksi seperti ini meluaskan perekonomian dengan mendukung peningkatan transaksi pada perusahaan kecil dan menengah. Bagi mereka yang gemar travelling, transaksi nontunai melalui e-money akan lebih ramah dan menguntungkan karena tidak adanya biaya tambahan yang dikenakan pada setiap transaksi.
 
Sepertinya tidak lama lagi, masa depan cashless society akan tiba di depan mata. Untuk itu, pemerintah perlu mengambil langkah serius dalam memfasilitasi kebijakan ini dengan merapikan infrastrukturnya. Memberikan akses internet yang cepat dan merata adalah salah satu langkah penting menuju persaingan ekonomi global. Dengan mencontoh negara-negara yang memiliki infrastruktur mumpuni, percepatan dan efisiensi kehidupan masyarakatnya akan tercipta.
 

Komentar