Lakukan operasi file di PHP

Programming

[ad_1]
Selamat datang Sahabat di suratpembaca.web.id. Malam ini kita akan membicarakan tentang Linux yaitu Lakukan operasi file di PHP

.

Mudah-mudahan artikel mengenai Lakukan operasi file di PHP

bisa memberikan faedah untuk Teman-teman semua. Langsung saja baca postingan ini
sampai selesai.

Pada artikel ini, saya akan melakukan operasi file di PHP.

Karena manajemen file adalah fitur penting di banyak aplikasi. Oleh karena itu, semua bahasa pemrograman menyediakan perpustakaan fungsi internal untuk manajemen file. Faktanya, PHP menyediakan cara untuk membuat, membaca, dan memanipulasi file dan direktori. Daftar berikut menunjukkan fungsi-fungsi yang dapat kita gunakan dalam manajemen file. Untuk informasi rinci tentang fungsi file dalam PHP, Anda dapat merujuk ke panduan PHP.

  • buka ()
  • takut ()
  • Menulis()
  • fgetc()
  • fget ()
  • tutup ()
  • file baca ()
  • fef()

Pengenalan singkat fungsi untuk melakukan operasi file di PHP

Sejumlah contoh disertakan untuk mengilustrasikan penggunaan fungsi-fungsi ini. Untuk memulai, mari kita bahas fungsi fopen(). Karena kami menggunakan fungsi fopen () untuk membuka file dalam mode tertentu, fungsi ini diperlukan bersama dengan fungsi lain untuk memanipulasi file.

Pada dasarnya, fungsi fopen () membuka file dalam status yang ditentukan dan mengembalikan pegangan file. Selain itu, kami menggunakan kategori file ini untuk membuat, membaca, atau menambahkan file. Contoh berikut menunjukkan pembuatan file dengan fungsi fopen (), yang disebut mode tulis.

Gunakan fopen () dalam mode tulis untuk membuat file

Demikian pula, fungsi fread() memungkinkan kita membaca dan menampilkan isi file jika file dibuka dalam mode baca.

Demikian pula, fungsi fwrite () digunakan untuk menulis konten ke file tergantung pada mode file. Oleh karena itu, kita dapat menimpa file atau menambahkan konten ke file yang sudah ada. Contoh berikut menunjukkan penggunaan mode baca, tulis, dan tulis file saja.

Perbedaan antara w dan w + mode

Selain itu, fungsi fopen () dan fwrite () dapat digunakan untuk menambahkan konten ke file yang sudah ada. Pada dasarnya, kami menggunakan mode file ‘a’ dan ‘a +’ untuk tujuan ini. Contoh berikut menunjukkannya.

Perbedaan antara mode file a dan a +

Lakukan operasi file di PHP – baca karakter atau baris

Selain itu, PHP menawarkan dua fungsi lain yang memungkinkan kita membaca karakter tertentu atau baris tertentu dalam sebuah file. Fungsi-fungsi ini masing-masing adalah fgetc() dan fgets(). Sedangkan fungsi fgetc() membaca karakter dari sebuah file. Sebaliknya, fungsi fgets () membaca sebuah baris. Namun, dimungkinkan untuk membaca seluruh file menggunakan loop dengan salah satu dari dua fungsi ini. Sebenarnya ada fungsi yang disebut feof() yang menunjukkan apakah file telah mencapai akhir.

Fungsi fgetc () membaca karakter dari file. Sebagai ilustrasi, perhatikan contoh berikut.

Baca karakter file ke karakter

Fungsi fgets () membaca baris dalam file. Untuk mengilustrasikannya, perhatikan contoh berikut untuk menggunakan fungsi fgets ().

Baca file per baris menggunakan fungsi fgets ()

Terakhir, kita menggunakan fungsi fclose() untuk menutup file yang terbuka.


Baca lebih banyak

Contoh fungsi array di PHP

Program dasar di PHP

Kerajaan Pemrograman

princites.com

Demikian artikel tentang Lakukan operasi file di PHP

, terimakasih sudah berkunjung di website saya, semoga informasinya ada manfaatnya ya.

[ad_2]

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.